DIREKTORAT PENAGANAN DAERAH RAWAN BENCANA

PROFIL

Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penanganan daerah rawan bencana wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan,

Sulawesi, Maluku, dan Papua.

 

Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang penanganan daerah rawan bencana wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  2. Penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang penanganan daerah rawan bencana wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  3. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang penanganan daerah rawan bencana wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang penanganan daerah rawan bencana wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  5. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana
  6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Direktur Jenderal.

 

Direktorat Penanganan Daerah Rawan Bencana terdiri atas:

  1. Subdirektorat Penanganan Daerah Rawan Bencana Wilayah I
  2. Subdirektorat Penanganan Daerah Rawan Bencana Wilayah II;
  3. Subdirektorat Penanganan Daerah Rawan Bencana Wilayah III
  4. Subdirektorat Penanganan Daerah Rawan Bencana Wilayah IV
  5. Subdirektorat Penanganan Daerah Rawan Bencana V
  6. Subbagian Tata Usaha.

Sesuai dengan Permen Kemendesa No.6 Tahun 2015