DIREKTORAT PENAGANAN DAERAH RAWAN PANGAN

PROFIL

Direktorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang penanganan daerah rawan pangan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Direktorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan menyelenggarakan fungsi:

  1. Penyiapan perumusan kebijakan di bidang pengembangan daerah rawan pangan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  2. Penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang pengembangan daerah rawan pangan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  3. Pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pengembangan daerah rawan pangan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  4. Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pengembangan daerah rawan pangan wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua
  5. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga Direktorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan
  6. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Direktur Jenderal.

Direktorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan terdiri atas:

  1. Subdirektorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan Wilayah I
  2. Subdirektorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan Wilayah II
  3. Subdirektorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan Wilayah III
  4. Subdirektorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan Wilayah IV
  5. Subdirektorat Pengembangan Daerah Rawan Pangan Wilayah V
  6. Subbagian Tata Usaha.

Sesuai dengan Permen Kemendesa No.6 Tahun 2015