Ditjen PDTu Kemendes PDTT Wujudkan Daerah Tangguh Bencana di Daerah Tertinggal


  Senin, 07 Mei 2018 Kegiatan Ditjenpdtu

Makasar, ditjenpdtu.kemendesa.go.id – Daerah Tangguh Bencana (DTB) merupakan salah satu program unggulan yang diusung oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu sejak 2015 silam. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) pada tahun 2018 ini kembali sosialisasikan DTB kepada daerah-daerah tertinggal rawan bencana.

Kegiatan yang digelar sampai dengan Kamis mendatang ini (10/4) bertujuan untuk memberikan pemahaman bersama mengenai konsepsi Daerah Tangguh Bencana yang menjadi salah satu pilar dalam lima pilar pengembangan daerah tertentu.

Beragam materi akan didiskusikan bersama mulai dari strategi kebijakan pengelolaan bencana, cara-cara pertolongan dan perlindungan bagi korban bencana alam, penciptaan masyarakat tangguh bencana serta konsepsi mengenai daerah tangguh bencana baik dari kerangka regulasi, institusi, maupun investasi.

'Untuk memperkuat pemahaman atas konsepsi yang diberikan, kami juga mengajak para peserta untuk melakukan penerapan konsep ini di lapangan” ujar Hasman Ma'ani, Direktur Penanganan Daerah Rawan Bencana ketika ditemui pagi tadi (10/4). Prakter lapangan sendiri akan dilakukan pada hari Rabu mendatang.

Dua puluh empat perwakilan dari Badan PenanggulanganBencana Daerah sudah menyatakan hadir dalam kegiatan ini. “Termasuk juga para pendamping  desa, pemuda peduli bencana serta  perguruan tinggi” tambah Hasman. Narasumber dihadirkan dari lintas institusi diantaranya Kemendagri, RSPAD serta dari Kemenko PMK. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Horizon Makassar dan akan dibuka malam nanti oleh Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Drs. Johozua M. Yoltuwu. (chm/chm)